Emil Audero bermain penuh saat Rayo Vallecano ditahan Getafe 1-1 pada pekan kesembilan Liga Spanyol di Stadion Coliseum, Madrid, Selasa (20/10) dini hari WIB. Rayo sempat unggul dan mendapat keuntungan jumlah pemain, tetapi gagal membawa pulang tiga poin.
Kiper timnas Indonesia itu tampil sejak menit awal hingga pertandingan berakhir. Catatan La Liga menunjukkan Audero membuat tiga penyelamatan, sekali meninju bola, serta membukukan akurasi operan 72 persen.
Rayo unggul lebih dulu, Getafe kehilangan pemain
Rayo membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan 11 menit. Umpan datar Jorge de Frutos disambut Alvaro Garcia Rivera, yang menuntaskan peluang untuk membawa tim tamu memimpin 1-0.
Situasi tampak semakin menguntungkan bagi Rayo pada menit ke-28. Bek Getafe Djene Dakonam menerima kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras terhadap Alvaro Garcia yang tengah berlari menuju pertahanan tuan rumah. Getafe pun harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Rayo memiliki peluang untuk mengendalikan laga. Namun, mereka tak berhasil menambah gol. Getafe justru mampu bertahan disiplin dan menunggu kesempatan untuk menyerang balik.
Rayo terus berupaya memanfaatkan ruang yang tersedia, tetapi keunggulan satu gol tak cukup untuk mengamankan kemenangan. Tekanan yang dibangun tim tamu tidak langsung menghasilkan peluang yang berujung gol, sementara Getafe tetap menjaga bentuk pertahanannya meski bermain dengan satu pemain lebih sedikit.
Serangan balik Getafe berbuah gol penyama
Getafe menemukan celah pada babak kedua. Pada menit ke-56, Francho Serrano mengirim umpan silang akurat dalam sebuah serangan balik. Martin Satriano menyambut bola dari jarak dekat dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol itu membuat Rayo harus kembali mengejar keunggulan, meskipun sejak kartu merah mereka bermain dengan kelebihan jumlah pemain. Rayo kemudian mengurung pertahanan Getafe dan melancarkan serangan bertubi-tubi. Namun, barisan belakang tuan rumah mampu meredam tekanan hingga peluit akhir.
Audero tak mampu mencegah gol Satriano yang tercipta dari jarak dekat setelah umpan silang. Meski demikian, tiga penyelamatannya menjadi bagian dari penampilan penuh sang penjaga gawang dalam laga yang berakhir imbang tersebut. Ia juga tercatat meninju bola satu kali sepanjang pertandingan.
Hasil 1-1 membuat Rayo harus puas berbagi poin, padahal mereka sempat memimpin lebih awal dan menjalani sebagian besar laga dengan keunggulan pemain. Getafe, di sisi lain, berhasil menjaga peluang tetap terbuka dan memaksimalkan salah satu serangan baliknya.
Posisi Rayo dan Getafe masih berdekatan
Tambahan satu poin menempatkan Rayo Vallecano di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin dari delapan pertandingan. Getafe berada tepat di bawahnya, di peringkat ke-14, dengan jumlah poin yang sama.
Bagi Rayo, hasil ini menunjukkan betapa pentingnya mengubah dominasi menjadi gol, terutama ketika lawan bermain dengan sepuluh orang. Keunggulan situasi pertandingan tidak otomatis menjamin kemenangan jika peluang tak dituntaskan dan lawan masih mampu menemukan ruang untuk menyerang.
Rayo masih berada dua poin dari zona sepuluh besar, sehingga setiap tambahan angka dapat berpengaruh pada posisi mereka. Sementara itu, penampilan penuh Emil Audero memberi catatan tersendiri bagi kiper Indonesia tersebut, meski malam di Coliseum berakhir tanpa kemenangan bagi timnya.
Hasil imbang ini menutup duel Madrid dengan satu poin untuk masing-masing tim. Rayo perlu menjaga konsistensi sekaligus lebih efektif saat menguasai pertandingan agar tak kembali kehilangan kesempatan meraih kemenangan dalam persaingan Liga Spanyol.
