Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) TB Ace Hasan Syadzily menerima audiensi Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur pada Selasa (15/9). Pertemuan itu membahas rencana kegiatan Lemhannas Goes to Campus di kampus Universitas Mulawarman pada 22 September 2026, yang diharapkan memperkuat karakter kebangsaan mahasiswa.
Abdunnur menyampaikan apresiasi atas rencana penyelenggaraan kegiatan tersebut. Agenda Lemhannas itu tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa dan civitas akademika Universitas Mulawarman, tetapi juga akan mengundang para rektor universitas lain di Kalimantan Timur.
Ace menjelaskan, program Goes to Campus merupakan upaya Lemhannas merespons kebutuhan penguatan nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Menurut dia, perhatian khusus perlu diberikan kepada generasi Z yang tumbuh dengan perangkat digital dan memiliki intensitas interaksi sosial tinggi melalui gawai.
Lemhannas soroti karakter generasi digital
“Saat ini memang yang harus dikuatkan adalah generasi Z. Mereka kuat sekali interaksi sosialnya melalui gadget, digital native,” kata Ace dalam pertemuan tersebut.
Ia menilai kedekatan generasi muda dengan teknologi digital perlu diimbangi dengan penguatan identitas sebagai warga negara Indonesia. Ace menyebut anak muda saat ini rentan melupakan eksistensi dan jati dirinya sebagai bagian dari bangsa. Karena itu, nilai-nilai kebangsaan perlu terus diperkuat.
Program Lemhannas Goes to Campus menjadi salah satu sarana yang disiapkan untuk membawa penguatan tersebut ke lingkungan perguruan tinggi. Dalam rencana kegiatan di Universitas Mulawarman, mahasiswa akan menjadi bagian dari sasaran utama, bersama civitas akademika dan para pimpinan universitas di Kalimantan Timur yang diundang.
Harapan penyelenggaraannya, menurut Abdunnur, sejalan dengan visi kampus untuk memperkuat karakter kebangsaan. Ia menyebut jangkauan kegiatan yang melibatkan rektor dari sejumlah universitas dapat mendukung upaya tersebut, bukan hanya terbatas pada lingkungan Universitas Mulawarman.
Mahasiswa diminta cermat memilah informasi
Ace juga mengingatkan pentingnya kecakapan mahasiswa dalam menghadapi arus informasi. Di tengah kondisi dunia yang diwarnai perang opini, mahasiswa, menurut dia, perlu mampu memilah dan memilih informasi yang diterima.
Ia mengaitkan kebutuhan itu dengan potensi ancaman yang dapat datang melalui intervensi terhadap cara berpikir. Karena itu, penguatan nilai kebangsaan dinilai penting untuk membantu generasi muda menjaga jati diri sekaligus menyikapi informasi secara cermat.
Paparan tersebut menempatkan literasi informasi dan karakter kebangsaan sebagai perhatian yang saling berkaitan dalam agenda Lemhannas. Mahasiswa tidak hanya dituntut berinteraksi di ruang digital, tetapi juga memiliki pertimbangan dalam menilai informasi yang beredar, sebagaimana ditekankan Ace dalam audiensi.
Di sisi lain, rencana mengundang para rektor di Kalimantan Timur menunjukkan bahwa kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di Universitas Mulawarman akan melibatkan kalangan perguruan tinggi yang lebih luas. Abdunnur menyebut langkah itu sebagai bagian dari visi untuk memperkuat nilai kebangsaan.
Rektor universitas di Kaltim turut diundang
Dalam audiensi, Abdunnur didampingi Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman, Rahmawati. Sementara itu, Ace didampingi Wakil Gubernur Lemhannas Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, Sekretaris Utama Lemhannas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet, serta Direktur Sosialisasi dan Media Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Brigjen Pol Syahril Saharda.
Lemhannas Goes to Campus di Universitas Mulawarman dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2026. Agenda itu akan menjadi kesempatan bagi Lemhannas dan perguruan tinggi untuk mendorong penguatan nilai kebangsaan di kalangan mahasiswa, sekaligus menegaskan pentingnya kecakapan memilah informasi di tengah derasnya interaksi digital.
