Sejumlah tanaman di halaman rumah dapat menjadi sumber makanan atau tempat berlindung bagi tikus. Pohon jambu dan mangga, misalnya, menghasilkan buah yang mudah menarik hewan pengerat. Tulip, tanaman kacang-kacangan, kebun sayur, hingga bambu juga berpotensi membuat tikus betah di sekitar rumah.
Tikus kerap dianggap sebagai hama dan dapat membawa berbagai penyakit. Namun, keberadaan tanaman bukan berarti pemilik rumah harus menyingkirkan seluruh kebun. Mengenali bagian tanaman yang menarik tikus dan menjaga halaman tetap bersih dapat membantu mengurangi risikonya.
Buah manis dan umbi tulip bisa jadi sasaran
Pohon jambu dan mangga memberi hasil panen yang dinikmati banyak keluarga. Buahnya yang manis, terutama jika jatuh dan dibiarkan di tanah, juga dapat menjadi makanan mudah bagi tikus. Desainer taman dan penulis Elizabeth Waddington menyebut buah yang semakin manis cenderung semakin menarik bagi hewan pengerat.
Untuk mengurangi daya tarik tersebut, buah yang matang sebaiknya segera dipanen, sementara buah yang jatuh perlu dibersihkan. Waddington juga menyarankan memilih varietas buah yang lebih asam, seperti sour cherry, apel masak, atau crabapple. Tanaman beraroma kuat seperti lavender, mint, marigold, dan daffodil bisa ditanam di sekitar pohon buah.
Tulip punya daya tarik berbeda. Bukan bunganya, melainkan umbinya di dalam tanah yang dapat menjadi sumber makanan tikus. Hewan pengerat dapat mencium keberadaan umbi, khususnya ketika makanan lain mulai sulit ditemukan.
Risiko bisa meningkat setelah tanah digali untuk menanam banyak umbi. Karena itu, pemilik rumah yang menanam tulip perlu memperhatikan kondisi area tanam, terutama saat baru saja menata ulang tanah.
Tanaman kacang dan kebun sayur menyediakan makanan
Tanaman penghasil kacang juga berpotensi mengundang tikus. Kenari, almond, hazelnut, kastanye, pecan, dan macadamia mengandung lemak serta kalori tinggi. Bagi hewan pengerat, kacang dapat menjadi sumber energi yang menarik, baik untuk dimakan maupun disimpan.
Perhatian lebih diperlukan menjelang akhir musim panas hingga musim gugur, ketika banyak kacang siap dipanen dan hewan pengerat mencari makanan berenergi tinggi. Waddington menyarankan agar kacang matang segera dipetik dan yang jatuh ke tanah dibersihkan. Pakar tanaman Petar Ivanov menyebut flowering dogwood atau hawthorn sebagai alternatif; buah berinya disukai burung, tetapi tidak menyediakan sumber protein padat seperti kacang-kacangan.
Kebun sayur pun dapat menjadi tempat tikus mencari makan. Tanaman yang berpotensi menarik perhatian mereka meliputi sayuran akar, jagung, labu, dan tanaman legum. Kentang, ubi jalar, jagung, serta parsnip termasuk tanaman berkalori tinggi yang dapat menjadi sasaran.
Pemilik kebun tidak harus berhenti menanam sayuran tersebut. Tanaman yang dianggap lebih menarik bagi tikus dapat ditempatkan di area terlindungi, seperti rumah kaca. Tanaman keluarga kubis disebut relatif kurang menarik, terutama bila tersedia sumber makanan alami lain yang lebih manis.
Bambu dapat menjadi tempat persembunyian
Bambu tidak selalu mengundang tikus karena makanannya. Tumbuhnya yang lebat dapat menyediakan tempat tersembunyi untuk beristirahat, bahkan membuat sarang. Beberapa spesies bambu juga menghasilkan biji yang dapat dimakan tikus, sementara tunas muda yang lunak berpotensi menjadi sumber makanan.
Bagi yang mencari tanaman untuk pembatas atau privasi halaman, dogwood dapat dipertimbangkan sebagai alternatif. Peony dan astilbe juga direkomendasikan sebagai tanaman tahunan untuk membantu menghalau tikus dari area taman. Lavender dan rosemary, yang termasuk herbal Mediterania, dapat menjadi pilihan lainnya.
Jaga kebun tetap rapi tanpa berhenti menanam
Tanaman beraroma kuat dapat ditempatkan di dekat kebun sayur. Lavender, mint, dan sage, serta kelompok allium seperti bawang putih, bawang bombai, daun bawang, dan kucai, disebut dapat membantu menghalau hewan pengerat maupun hama lain.
Langkah sederhana seperti memanen buah dan kacang tepat waktu, membersihkan hasil panen yang jatuh, serta mempertimbangkan lokasi tanaman dapat mengurangi sumber makanan yang tersedia bagi tikus. Pemilik rumah tetap bisa menikmati kebun buah, sayur, dan bunga, sembari menata halaman agar tidak mudah menjadi tempat mencari makan atau berlindung bagi hewan pengerat.
Memilih tanaman dengan lebih cermat bukan satu-satunya pertimbangan dalam merawat halaman, tetapi bisa menjadi awal yang praktis. Dengan kebun yang terawat dan sisa panen yang tidak dibiarkan berserakan, rumah dapat tetap hijau tanpa menyediakan undangan mudah bagi tikus.
