Marvel’s Wolverine berhasil mencapai 20 frame per detik (FPS) dalam pengujian menggunakan emulator PS5 KyTyPS5. Capaian yang terlihat dalam video kanal YouTube Unreal Gaming PC itu menjadi kemajuan dibandingkan performa emulator sekitar sepekan sebelumnya, meski game masih berjalan tersendat di sebagian besar area.
Pengujian dilakukan pada versi terbaru KyTyPS5 dengan komputer yang memakai prosesor AMD Ryzen 7 9800X3D dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 4080. Dalam sejumlah adegan, permainan berjalan hingga 20 FPS. Namun, angka tersebut belum menggambarkan performa yang stabil sepanjang permainan.
Performa Marvel’s Wolverine masih berubah-ubah
Video pengujian menunjukkan perbedaan frame rate yang cukup lebar antararea. Ketika beberapa adegan mampu menyentuh 20 FPS, sebagian besar area lain masih berada di kisaran 6–9 FPS. Dengan kondisi seperti itu, game belum dapat dimainkan secara normal atau nyaman berdasarkan hasil yang ditampilkan.
Perbedaan tersebut menjadi catatan penting saat menilai perkembangan emulator. Angka puncak 20 FPS memang menandai kemajuan, tetapi belum berarti performa itu bisa dipertahankan di seluruh bagian game. Pengalaman bermain masih bergantung pada area yang sedang dijalankan, sehingga hasil dari satu adegan belum cukup untuk menyimpulkan kestabilan keseluruhan.
Dalam video, tampilan visual game tidak menunjukkan masalah besar. KyTyPS5 juga sudah dapat menjalankan gameplay, bukan sekadar menampilkan layar boot atau grafis sederhana. Kemampuan menjalankan adegan permainan ini memperlihatkan perkembangan yang lebih jauh daripada sekadar menampilkan tanda bahwa game dapat dibuka.
RTX 4080 menggunakan seluruh VRAM
Statistik yang terlihat selama pengujian menunjukkan game menggunakan seluruh VRAM pada RTX 4080. Informasi ini memberi gambaran bahwa penggunaan sumber daya komputer cukup tinggi, tetapi belum menjelaskan secara pasti penyebab frame rate yang rendah dan berubah-ubah.
Belum dapat dipastikan apakah penurunan performa berkaitan dengan keterbatasan VRAM atau bottleneck pada CPU. Pengujian tersebut tidak menetapkan salah satu faktor sebagai penyebab utama. Karena itu, angka yang muncul sebaiknya dibaca sebagai hasil pada konfigurasi komputer tersebut, bukan kesimpulan bahwa satu komponen tertentu menjadi penghambat.
Konfigurasi yang digunakan juga penting dicatat ketika membandingkan hasil pengujian lain. Komputer itu memakai Ryzen 7 9800X3D dan RTX 4080, sementara video memperlihatkan pemakaian VRAM penuh. Tanpa informasi tambahan yang mengurai penyebab fluktuasi, hasil ini belum cukup untuk memastikan bagaimana game akan berjalan pada konfigurasi berbeda.
Kemajuan awal, belum siap untuk bermain normal
Perkembangan KyTyPS5 ini tetap menunjukkan bahwa emulasi PS5 masih berada pada tahap awal. Kemampuan menjalankan gameplay Marvel’s Wolverine merupakan langkah yang berarti, tetapi performa 6–9 FPS di sebagian besar area menjadi batas nyata. Capaian 20 FPS pada adegan tertentu belum menghapus kendala tersebut.
Perlu dibedakan antara game yang dapat dijalankan dan game yang sudah dapat dimainkan dengan lancar. Video ini memperlihatkan yang pertama: KyTyPS5 mampu memproses gameplay dan menampilkan visual, dengan hasil yang berbeda-beda menurut area. Untuk mencapai pengalaman bermain yang lebih konsisten, performa masih perlu berkembang.
Hasil pengujian ini memberi gambaran tentang kemajuan emulator, sekaligus menunjukkan jarak yang masih harus ditempuh. Perkembangan berikutnya akan lebih mudah dinilai jika pengujian menunjukkan kestabilan frame rate di berbagai area dan menjelaskan faktor yang memengaruhi penurunan performa. Untuk saat ini, 20 FPS menjadi tonggak awal, bukan tanda bahwa Marvel’s Wolverine sudah berjalan mulus di PC.
