Dinas Pertanian Provinsi Banten akan menggelar pelayanan kesehatan hewan dan edukasi masyarakat pada Rabu, 7 Oktober 2026, di Rumah Sakit Hewan Banten, Kota Serang. Kegiatan dalam rangka HUT Banten ke-26 dan World Rabies Day itu mencakup vaksinasi, sterilisasi kucing, serta penyuluhan tentang pencegahan rabies dan kesejahteraan hewan.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Saipul Bahri Maimun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi dinasnya dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PHDI) Cabang Banten I dan Rumah Sakit Hewan Provinsi Banten. Pelayanan dijadwalkan berlangsung pukul 07.30 hingga 11.00 WIB.
Lokasi kegiatan berada di Rumah Sakit Hewan Banten, Jalan Raya Serang-Cilegon KM 4, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Dinas Pertanian menyebut agenda ini sebagai bagian dari upaya menunjukkan komitmen daerah dalam menangani dan mengendalikan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia.
Layanan vaksinasi dan sterilisasi untuk hewan
Dalam agenda tersebut, panitia merencanakan sterilisasi gratis bagi 50 kucing. Vaksinasi rabies disediakan untuk 200 hewan, yang terdiri atas anjing dan kucing. Rincian jumlah untuk masing-masing jenis hewan tidak disebutkan dalam keterangan kegiatan.
Selain vaksin rabies, tersedia vaksin F3 untuk 65 kucing dan vaksin F4 untuk 20 kucing. Sebanyak 15 anjing direncanakan menerima vaksin Vanguard. Jenis-jenis layanan itu disiapkan sebagai bagian dari rangkaian pelayanan kesehatan hewan dalam kegiatan tersebut.
Program juga mencakup 105 dosis Vaksin Anti Rabies (VAR) bagi petugas kesehatan hewan. Keterangan Dinas Pertanian tidak merinci mekanisme pendaftaran maupun persyaratan untuk memperoleh layanan. Warga yang ingin membawa hewan peliharaan dapat memastikan informasi teknis kepada penyelenggara sebelum mendatangi lokasi.
Rangkaian layanan ini menyasar hewan peliharaan sekaligus petugas kesehatan hewan. Dengan menggabungkan vaksinasi, sterilisasi, dan edukasi, kegiatan tersebut menempatkan pencegahan penyakit serta perhatian terhadap kondisi hewan sebagai bagian dari agenda yang sama.
Edukasi rabies dan kepemilikan hewan yang bertanggung jawab
Di luar tindakan medis, masyarakat akan menerima edukasi mengenai pencegahan rabies, kepemilikan hewan yang bertanggung jawab, kesejahteraan hewan, vaksinasi, serta pengendalian populasi hewan secara manusiawi. Materi tersebut diarahkan untuk mendorong kepedulian pemilik terhadap kebutuhan dan kesehatan hewan kesayangan.
Saipul menyebut kegiatan ini sebagai momentum untuk memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam pengendalian rabies dan penyakit zoonosis lain. Tema global yang diusung tahun ini adalah “Stronger Together” atau “Lebih Kuat Bersama”. Tema itu menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama untuk melindungi masyarakat dari ancaman rabies.
Pesan tentang perlakuan terhadap hewan juga menjadi bagian dari kegiatan. Dalam keterangannya, Saipul mengutip pandangan Mahatma Gandhi bahwa kebesaran suatu bangsa dan kemajuan moralnya dapat dinilai dari cara hewan-hewannya diperlakukan. Kutipan tersebut menegaskan kaitan antara kepedulian terhadap hewan dan tanggung jawab masyarakat.
Rumah sakit hewan turut dikenalkan kepada warga
Agenda itu juga akan dimanfaatkan untuk menyosialisasikan Rumah Sakit Hewan Provinsi Banten serta Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. Keduanya diperkenalkan sebagai fasilitas pelayanan dan pendukung kesehatan hewan di Provinsi Banten.
Pengenalan fasilitas tersebut melengkapi layanan langsung yang diberikan pada hari kegiatan. Masyarakat tidak hanya memperoleh edukasi, tetapi juga informasi mengenai sarana yang disediakan untuk mendukung urusan kesehatan hewan di daerah.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, organisasi profesi dokter hewan, dan rumah sakit hewan, kegiatan ini berupaya mempertemukan layanan kesehatan dengan penyadartahuan publik. Pelaksanaan pada 7 Oktober mendatang menjadi kesempatan bagi warga untuk mengenal lebih dekat upaya pencegahan rabies dan pentingnya merawat hewan secara bertanggung jawab.
