Adegan yang tampak sensual di layar ternyata dijalani dengan proses terputus-putus. Cinta Laura mengatakan pengalaman pertamanya melakoni adegan intim dalam serial Sleeping with the Enemy terasa berbeda dari hasil akhir yang akan ditonton pemirsa.
Dalam wawancara di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026), Cinta menyebut suasana pengambilan gambar jauh dari kesan spontan. Ia menggambarkan proses itu sebagai pekerjaan teknis: satu bagian adegan direkam, lalu kamera dan pengambilan gambar disesuaikan untuk membangun kesan yang lebih mengalir.
“Syuting scene intimate itu kayak robot,” kata Cinta, seperti diberitakan detikHOT. Ia mencontohkan adegan ciuman yang dihentikan setelah satu kali pengambilan. Kamera kemudian dipindahkan agar gambar seolah berlanjut dari bagian kepala hingga perut, meski prosesnya berlangsung dalam potongan-potongan.
Rasa aman dibangun bersama lawan main
Bagi Cinta, pengalaman pertama tersebut terbantu oleh sikap dua lawan mainnya, Anthony Xie dan Randy Martin. Ia merasa keduanya bekerja secara profesional serta menghormati batas kenyamanannya selama syuting.
Cinta mengatakan rasa percaya terhadap rekan satu adegan penting baginya. Ia bersyukur tidak merasa khawatir bahwa Anthony atau Randy akan bertindak di luar kesepakatan maupun membuatnya tidak nyaman. Penjelasan itu disampaikan saat ia membicarakan tantangan menjalani adegan yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.
Kehadiran Putri Ayudya sebagai intimacy coordinator juga membuat Cinta lebih tenang. Putri mendampingi proses pengambilan gambar, termasuk ketika Cinta menjalani adegan intim. Menurut Cinta, keberadaan seorang perempuan di lokasi pada saat itu memberi rasa nyaman.
Dalam keterangannya, Cinta menilai Putri bekerja secara profesional. Peran koordinator intim di serial tersebut menjadi bagian dari pengalaman syuting yang ia ceritakan, bukan sekadar detail teknis di balik layar. Bagi Cinta, pendampingan itu membuat situasi lebih terasa aman saat ia menjalani adegan pertamanya.
Gambar akhir berbeda dari proses di lokasi
Penonton biasanya melihat adegan sebagai rangkaian gambar yang utuh. Namun, contoh yang disampaikan Cinta memperlihatkan bahwa kesan tersebut dibentuk melalui pengambilan gambar yang terpisah. Potongan adegan dan perubahan posisi kamera membuat hasilnya tampak lebih mulus daripada proses pembuatannya.
Pengalaman itu memberi gambaran tentang jarak antara tayangan dan pekerjaan di lokasi. Adegan yang terlihat intim bagi penonton tidak serta-merta berlangsung dengan cara yang sama di depan kamera. Dalam penuturan Cinta, ada jeda, penghentian gambar, lalu penyesuaian sudut pengambilan untuk memperoleh tampilan tertentu.
Cinta juga menekankan bahwa adegan tersebut hadir untuk mendukung cerita Sleeping with the Enemy. Ia menolak anggapan bahwa bagian itu hanya dimasukkan demi memberi kejutan atau sensasi kepada penonton. Menurutnya, adegan intim memiliki fungsi dalam jalannya narasi serial.
Penjelasan itu menjadi salah satu cara Cinta memandang adegan tersebut sebagai bagian dari pekerjaan akting. Ia tidak hanya berbicara tentang bagaimana adegan tampak ketika ditonton, tetapi juga soal alasan keberadaannya dalam cerita dan pengalaman para pemain saat prosesnya berlangsung.
Serial dijadwalkan tayang November 2026
Sleeping with the Enemy dijadwalkan tayang perdana di WeTV pada 13 November 2026. Selain Cinta Laura Kiehl, serial ini dibintangi Randy Martin, Anthony Xie, Ersya Aurelia, Mike Ethan, dan Aruma Khadijah.
Pengalaman yang dibagikan Cinta memberi konteks bagi penonton sebelum serial itu dirilis: adegan di layar merupakan hasil dari proses pengambilan gambar yang terukur, sementara maknanya, menurut sang aktris, terkait dengan kebutuhan cerita. Serial tersebut akan mulai tersedia sesuai jadwal penayangan yang diumumkan.
