Mackenyu memilih teleportasi ketika ditanya kekuatan karakter One Piece yang ingin ia miliki. Aktor yang hadir di Indonesia Comic Con 2026 itu beralasan tidak suka naik pesawat dan kurang menyukai perjalanan. Baginya, kemampuan berpindah tempat dalam sekejap akan jauh lebih berguna daripada kekuatan untuk menghadapi musuh.
Pertanyaan tersebut disampaikan Alita, salah satu penggemar yang berkesempatan berbincang langsung dengannya. Mackenyu menjawab dengan terus terang, tanpa memilih kekuatan yang terdengar paling dahsyat. “Saya ingin sekali bisa teleportasi. Saya tidak suka naik pesawat. Saya juga tidak terlalu suka bepergian, jadi saya ingin bisa teleportasi,” katanya di atas panggung.
Jawaban itu membuat pembawa acara mengamini pilihannya. Kemampuan teleportasi memang terdengar praktis bagi seseorang yang perlu bepergian untuk berbagai agenda. Namun, Mackenyu tidak menjelaskan lebih jauh soal alasan di balik ketidaksukaannya bepergian; ia hanya menyebut pesawat dan perjalanan sebagai hal yang ingin dihindarinya.
Kekuatan teleportasi di dunia One Piece
Dalam cerita One Piece, kemampuan berpindah tempat seperti yang diinginkan Mackenyu dimiliki sejumlah karakter. Di antaranya Van Augur, yang memiliki Buah Iblis Wapu-Wapu no Mi, serta Bartholomew Kuma dengan Nikyu Nikyu no Mi. Keduanya disebut sebagai contoh karakter yang mempunyai kemampuan teleportasi.
Pilihan Mackenyu pun terasa berbeda dari gambaran umum kekuatan dalam dunia One Piece. Ia tidak menyebut kemampuan untuk menghancurkan lawan atau unggul dalam pertarungan. Yang ia cari justru kemudahan mobilitas: berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus naik pesawat atau menjalani perjalanan panjang.
Jawaban itu muncul dalam sesi tanya jawab bersama penggemar di Indonesia Comic Con 2026. Pertanyaan yang diajukan tidak hanya berkisar pada karakter dan kekuatan dalam serial tersebut. Pengunjung juga ingin tahu pandangan Mackenyu tentang adaptasi anime ke format live action.
Mackenyu bicara soal adaptasi anime
Penggemar bernama Kiki bertanya film atau anime apa yang ingin dibuat ulang oleh Mackenyu. Aktor itu menjawab tegas bahwa ia tidak terlalu percaya pada adaptasi ulang anime menjadi live action. Meski begitu, ia memberi pengecualian untuk One Piece, serial yang kini ia bintangi.
“Sama sekali tidak. Saya suka anime tetap sebagai anime. Untuk live action, saya sebenarnya tidak terlalu percaya, tapi One Piece…”
Mackenyu kemudian menyampaikan harapannya agar tidak ada anime yang buru-buru diadaptasi ke bentuk live action. “Jadi, jangan ada yang me-remake anime sekarang. Kita lihat saja, kita lihat bagaimana hasilnya,” ujarnya. Pernyataan itu menunjukkan sikapnya yang berhati-hati terhadap perubahan medium, meski ia sendiri terlibat dalam adaptasi One Piece.
Dalam sesi yang sama, Mackenyu juga ditanya mengenai kesan yang akan ia ingat dari kunjungan pertamanya ke Indonesia. Ia mengaku terkejut dengan sambutan penggemar yang dinilainya ramah dan penuh penghargaan. Suasana itu, katanya, mengingatkannya pada Jepang, yang ia sebut sebagai rumahnya.
Sambutan penggemar Indonesia berkesan
“Saya sebenarnya sangat terkejut melihat betapa ramah dan menghargainya semua orang di sini. Rasanya agak mengingatkan saya pada Jepang. Itu rumah saya, jadi terima kasih atas cintanya,” kata Mackenyu di panggung Indonesia Comic Con 2026.
Ia juga menyampaikan akan meluangkan banyak waktu untuk bertemu penggemar melalui sesi foto dan tanda tangan. Mackenyu mengajak mereka datang menemuinya dan menutup ajakan itu dengan ucapan, “Sampai jumpa lagi.” Setelah sesi tanya jawab berakhir, ia kembali menyapa pengunjung sebelum melanjutkan agenda foto bersama dan autograph session.
Obrolan singkat di panggung itu memperlihatkan dua sisi Mackenyu yang dibicarakan penggemar: keterlibatannya dalam One Piece dan pandangannya tentang adaptasi, serta hal sederhana yang ia inginkan di luar layar—bisa bepergian tanpa pesawat. Bagi penonton, jawabannya juga memberi alasan untuk kembali memperhatikan karakter-karakter dalam serial tersebut yang memiliki kemampuan berpindah tempat.
